Selasa, 16 Juni 2015

TEMAN

"TEMAN"

Hai kawan,coba dengar bisikku..
Mungkin selama ini aku telah mengabaikanmu..
Membiarkanmu  jatuh  dalam Hal Buruk terlalu lama..
Namun percayalah aku selalu menghabiskan waktuku untuk memperhatikanmu..
AKu sadar  Aku tak mampu memberi yang terbaik untukmu,
Untuk kebutuhan mu,kesenanganmu,dan juga kepuasan mu..
Aku hanya selalu mencoba dan aku gagal..
layaknya Seorang pecundang yang menganggap dirinya seorang pahlawan..
. . .
Kepedihan hati yang selalu kudengar  saat mulut mulut tak bertanggung jawab berkicau menodaimu
Ingin kuucap “ITU TIDAK BENAR” namun kenyataan tidak memihak padaku..
Kuucap sedikit tanya pada TUHAN…
“Aku telah mengabaikannya terlalu lama TUHAN,aku tlah membiarkan ia berlari terlalu jauh dariku..
Apa aku masih bisa disebut sebagai seorang TEMAN??”

Bagi hidupku ia terlihat seperti seorang adik ..
Adik yang tak tahu arah dalam memilih jalan..
Mungkin aku tidak pernah bisa membimbing jalan yang ia tapaki..
Namun aku percaya TUHAN akan selalu mendampingi..
Membimbing dan menjaganya dari kesedihan yang ia rasa..
Dari hinaan yang ia dengar,,
Dan dari pengabaian ku terhadapnya..
By:Rafalsha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar